Alasan saya masuk Labschool Jakarta

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Halo teman - teman semua, perkenalkan nama saya Alfian Athaya Prasetyo dari kelas 7A. Kalian bisa memanggil saya Alfian atau Fian. Melalui blog ini, saya akan bercerita mengenai "Mengapa saya ingin masuk Labschool Jakarta". 

Sebelumnya saya bersekolah di Nizamia Andalusia dari TK sampai SD kelas 6. Kebanyakan teman - teman saya melanjutkan sekolah SMP nya di SMP Nizamia Andalusia,  tetapi karena saya ingin merasakan pengalaman bersekolah di sekolah selain Nizamia, saya meminta kepada orang tua saya agar saya bisa bersekolah di sekolah yang lain selain di Nizamia Andalusia. Orang tua saya juga mendukung keinginan saya tersebut.

Pada suatu hari di hari Minggu saya dan kedua orang tua saya melihat - lihat sekolah yang ada di Jakarta. Setelah melihat kurang lebih lima sekolah, saya pergi melihat sekolah Labschool Kebayoran. Saat saya sampai di Labschool Kebayoran saya dipandu oleh pak satpam yang menjadi tour guide kami melihat-lihat fasilitas yang ada di dalam sekolah Labschool Kebayoran. Saya tertarik dengan Labschool Kebayoran karena tempat nya yang luas, memiliki banyak ruangan pembelajaran, mempunyai masjid sendiri dan memiliki berbagai jenis lapangan yang berbeda.

Keesokan harinya saya meminta ke ibu saya untuk bisa sekolah di Labschool Kebayoran, Namun karena jarak sekolah nya terlalu jauh dari rumah kami yang berada di Bekasi, jadi orang tua saya menyarankan saya agar bersekolah di Labschool Jakarta, sekolah yang sama dengan Labschool Kebayoran tetapi lebih dekat. Saya dan orang tua saya juga sudah melihat SMP Labschool Jakarta di Rawamangun dan saya suka dengan lingkungannya. Setelah saya pertimbangkan kembali, akhirnya saya setuju untuk bersekolah di SMP Labschool Jakarta yang berada di Rawamangun, karena lebih dekat ke rumah saya.

Ibu saya mendaftarkan saya di SMP Labschool Jakarta dan juga SMP Al - Azhar Pusat sebagai cadangan jika saya tidak lulus di Labschool Jakarta. Saya sudah belajar untuk ujian selama dua minggu tanpa memegang handphone sama sekali. 

Setelah belajar dengan keras akhirnya tiba hari ujian, kemudian saya mengikuti ujian Labschool Jakarta. Walaupun pertanyaannya susah - susah saya berusaha menjawab semampu saya. Pada saat ujian, saya sedang sakit flu dan demam, tetapi saya tetap berusaha mengerjakan soal dengan baik, karena saya sangat ingin bisa masuk SMP Labschool. Alhamdulillah, pada saat pengumuman kelulusan saya lulus Labschool Jakarta dan juga Al - Azhar Pusat.

Tentu saja saya sangat bahagia karena bisa lulus Labschool Jakarta di rawamangun, Jakarta Timur. Walaupun bukan Labschool Kebayoran saya tetap bangga menjadi siswa Labschool Jakarta. Pada saat pertama kali mengikuti MPLS Labschool jantung saya berdebar - debar , saya takut untuk menemui teman dan lingkungan yang baru. Beberapa minggu sudah berlalu, saya sudah nyaman dengan lingkungan Labschool dan sudah akrab dengan siswa -siswa yang berada di SMP Labschool. 

Harapan saya untuk Labschool Jakarta adalah , agar saya bisa mendapatkan banyak ilmu dan mendapatkan banyak teman, bisa mengikuti pelajarannya dengan baik dan lulus SMP dengan nilai yang baik. Saya juga berharap agar Labschool Jakarta bisa menjadi sekolah yang paling bagus di indonesia dan memenangkan lomba dengan berbagai macam penghargaan. Itu saja cerita dari saya mohon maaf jika ada kesalahan, sampai jumpa di blog saya berikutnya.

Terimakasih.

                            Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Comments